Understanding March 4, 2008
Posted by khomeinimuj in Fun, News, Stories.Tags: benar, cerita, cinta, commitment, husband, istri, kebutuhan, keinginan, love, marriage, masalah, needs, pengertian, pernikahan, pertikaian, problems, right, Salah, Stories, story, suami, understanding, wants, wife, wrong
11 comments
Artikel Ini saya mulai dengan sebuah cerita:
Di sebuah perjamuan makan malam, banyak tamu undangan yang hadir mengucapkan selamat kepada sepasang kakek dan nenek yang pada hari itu merayakan Ulang Tahun Perkawinan yang ke-50 tahun. Semua tamu yang hadir ikut dalam suasana bahagia, menyaksikan betapa kakek dan nenek tersebut masih saling mencintai meskipun keduanya sudah tidak muda lagi. Banyak pasangan tamu undangan yang berharap kelak akan mengalami hal yang sama. Pada saat jamuan makan mulai seperti biasa tamu-tamu duduk pada meja bundar untuk menikmati makanan yang disediakan.
Pada meja kakek dan nenek tersebut telah terhidang masakan ikan kesukaan mereka berdua. Dengan penuh kasih sayang, seperti kebiasaanya sang kakek mengambil bagian kepala ikan tersebut dan meletakkan ke piring istrinya.
Sang istri terdiam…. Mata nenek tua tersebut mulai berkaca-kaca, dengan terbata-bata berucap :
” Lima puluh tahun lamanya aku menjadi istrimu, selama itu aku selalu mengabdikan seluruh hidupku untukmu, suamiku. Betapa lama kalau kita menghitung hari demi hari yang kita lalui. Betapa panjang perjalanan hidup yang kita jalani bersama. Selama lima puluh tahun kau selalu memberikan kasih sayang dan semua yang kau miliki. Selama itu pula kau selalu memberikan bagian kepala apabila kita menyantap menu ikan, sungguh hal itu yang paling tidak aku sukai, tetapi aku memakannya karena aku menghormatimu dan tidak ingin membuatmu kecewa”
Sang kakek terpana….. . Dengan suara parau dan mata berkaca kakek tersebut berkata :
“Lima puluh tahun aku lalui segala rintangan dan kebahagian bersamamu, istriku . Dulu aku adalah seorang pemuda miskin yang tak berharta, tetapi engkau bersedia menikah denganku. Sejak saat itu aku telah bersumpah akan selalu membahagiakan engkau, aku akan selalu memberikan yang terbaik yang aku mampu sebagai tanda betapa aku sangat mengasihimu dengan segenap hati. Bagian yang paling aku suka dari masakan ikan adalah bagian kepala, oleh karena itu selalu kuberikan kepadamu karena aku selalu ingin memberikan yang terbaik hanya untukmu. Selama bertahun-tahun kita menikah, selama ini kita hidup bahagia meskipun pada awal pernikahan kita hidup sederhana tetapi engkau tak mengeluh. Aku selalu bekerja keras hanya untuk membahagiakan dan memberikan yang terbaik bagimu dan anak anak kita.
Istriku, selama ini kita saling mengasihi, mencintai tanpa henti, tetapi ternyata kita tidak saling memahami “.
Betapa sang nenek harus menelan kekecewaan setiap mendapat kepala ikan hanya untuk membahagiakan sang suami. Betapa kakek harus merelakan bagian kepala ikan yang sangat disukai hanya untuk membahagiakan sang istri.
Si nenek selama 50 th sudah melakukan penundukan diri begitu juga si kakek dia sudah mengasihi si nenek, tapi ternyata ada kekecewaan disana.
Bahkan ada istri yang tunduk dengan suami, sampai dia sangat menurut pada suaminya, apa – apa yang suami katakan di lakukan. Tapi suami dengan sangat gemes mengatakan:
” istriku ga smart, tidak bisa membantu aku dengan ide2 yang cemerlang”
Ada suami yang sangat mengasihi istrinya, sampai-sampai apa- apa yang istrinya inginkan dia berikan, tapi si istri malah kesel dan mengatakan:
” suamiku ga tegas, ga punya pendirian”
Why ? Kenapa ?
Karena semuanya dengan caranya sendiri, si nenek tunduk dengan caranya sendiri, si kakek juga mengasihi dengan caranya sendiri tanpa memperdulikan pasangannya
Masing2 lupa cari tau atau bertanya pada pasangannya ” Apa yang kamu inginkan?”
Jadinya masing-masing menjadi manusia yang sok tau.
Supaya tidak menjadi manusia sok tau, kita lihat apa-apa yang perlu diketahui dan dikerjakan hingga dapat menyenangkan kedua belah pihak.
Apa yang Harus Diketahui Istri Mengenai Suaminya
Kebutuhan suami yang paling mendasar dalam pernikahan adalah:
a. DIKAGUMI.
Suami mengukur harga dirinya melalui apa yang sudah dicapai, besar atau kecil hasil yang dicapai membutuhkan pengakuan dari istrinya.Pengaguman adalah bahan bakar yang dibutuhkan pria untuk lebih maju karena memberikan kekuatan. Tetapi perlu diingat, jangan pernah berpura-pura mengagumi dengan kata-kata pujian. Sebaiknya agar pengaguman istri benar-benar memiliki nilai, pujian itu harus tulus tercermin dalam perasaan yang sesungguhnya.
b. PERLU OTONOMI.
Sebagian kebutuhan otonomi adalah memberi ruang untuk suami (kebutuhan untuk menyendiri). Ada istri mengeluh karena suami mereka tidak segera menceritakan hal-hal yang dialami suaminya apabila sampai di rumah sepulang dari kantor. Tanpa menyadari suami ingin membaca koran atau menyiram tanaman atau apapun yang dilakukan lebih dahulu untuk menyegarkan pikiran mereka sebelum memulai bercakap-cakap.
c. KEGIATAN BERSAMA.
Seorang pria membangun keintiman dengan cara yang berbeda. Ia membina hubungan dengan melakukan pekerjaan secara bersama-sama. Misalnya bekerja di kebun, melakukan pekerjaan rumah, pergi nonton bersama istrinya. Suami menjadikan istri sebagai teman. Hal ini sangat baik apabila istri ikut dalam kegiatan bersama tersebut.
d. STRUKTUR OTAK PRIA
i. Otaknya terkotak-kotak dan mampu memilah-milah informasi yang masuk. Di malam hari, setelah seharian penuh beraktivitas, cowok bisa menyimpan semuanya di otaknya yang ter kotak-kotak. membuat dia tidak suka curhat, semuanya dapat disimpan dalam kotak2 yang ada.
ii. Kemampuan berbicara dan bahasa itu bukan kemapuan otak yang kritis. Adanya cuma di otak kiri dan tidak ada area yang spesifik. Jadinya pria cuma bisa menghabiskan 7ribu kata dalam sehari setelah itu dia tidak mood lagi untuk bicarakebayangkan kalau seharian diluar rumah sudah menghabiskan 7000 kata, sampai dirumah tinggal diamnya.
iii. Sedikit sekali jaringan yang menghubungkan otak kiri dan kanan. Kalo dia lagi baca koran atau nonton TV, dia tidak bisa dengar apa yang dikatakan istrinya , sebab saat dia baca seketika itu juga dia jadi tuli
“Isteri terpanggil untuk tunduk kepada suami, yaitu menghargai suami, bukan karena kecakapan atau kekayaannya, tetapi sebab dia adalah suami, yang adalah kepala untuk rumah tangga. Dia payung bagi keluarga. Dia yang melindungi Dan bertanggungjawab atas keluarga, Bagaimanapun dia adalah manusia yang tidak sempuma, yang perlu. Ditopang, didukung, dihargai, dihormati”
Apa yang Perlu Diketahui Setiap Suami Mengenai Istrinya
Kebutuhan istri yang paling mendasar dalam pernikahan adalah
a. DICINTAI.
Apa yang dapat dilakukan seorang suami untuk menunjukkan cintanya kepada istrinya ? Pikirkan ungkapan “Aku Mencintaimu”. Bagi beberapa pria merasa tidak perlu untuk mengucapkan kata tersebut, tetapi bagi seorang istri butuh (ingin mendengar) ungkapan tersebut dari suaminya.
b. DIMENGERTI.
Bagi wanita dimengerti berarti menerima perasaan-perasaannya, misalnya mendengarkan, memahami dan merepleksikan apa yang sedang dipikirkan atau dirasakan oleh pasangan.
c. DIHARGAI.
Menghargai istri berarti menghargai dan mendukung keputusan-keputusan dalam memenuhi impiannya. Untuk memulainya, jangan berusaha untuk mengubah atau memanipulasinya. Tetapi hormati kebutuhan, keinginan dan nilai-nilai serta haknya. Akibat sikap menghargai ini, seorang istri aka lebih bersikap santai dan terbuka
d. STRUKTUR OTAK
i. Dalam struktur otak cewek, kemampuan untuk berbicara terutama ada dibagian depan otak kiri dan sebagian kecil di otak sebelah kanan, wanita bisa bicara 20ribukata dalam sehariè jangan heran kalau cewek seneng ngomong.
ii. Otak cewek tidak terkotak-kotak, informasi atau masalah yang diterimanya akan terus berputar-putar dalam otaknya, ini nggak akan berhenti sampe dia bisa mencurahkan isi otaknya alias curhatè Oleh sebab itu, kalo cewek bicara, tujuannya adalah untuk mengeluarkan uneg-unegnya
iii. Bisa pakai 2 sisi otaknya secara bersamaan è bisa telpon, pada saat memasak, sekaligus gendong anak. Atau dia bisa nyetir, dandan, dengerin radio dan bicara lewat hands-free.
“Suami, hiduplah bijaksana dengan isterimu. Hiduplah dengan pengertian terhadap perasaannya, sebab wanita biasa main perasaan. Jangan sakiti atau kecewakan perasaannya. Apa yang anda lakukan atau ucapkan, untuk kesalahan yang kecil, itu dapat disimpan lama dalam memorinya
Kesalahan yang Dilakukan oleh Pasangan Suami Istri
a. MENGKRITIK.
merupakan tindakan yang menyerang kepribadian seseorang, misalnya menyalahkan dan membuat sebuah serangan pribadi atau tuduhan. .
b. MEMBELA DIRI.
Sering kali merupakan hal yang membabi buta
c. MEMBISU.
Membisu seringkali dianggap sebagai usaha agar tidak membuat persoalan semakin buruk. Tetapi tanpa kita sadari membisu adalah tindakan yang sangat berpengaruh. Tindakan tersebut menyatakan suatu penghinaan, sikap dingin dan keangkuhan yang bisa membuat pernikahan menjadi rapuh.
Bagaimana dengan BERTENGKAR apakah bukan suatu kesalahan?
Tidak adanya konflik, dalam rumah tangga bukanlah tanda yang baik bagi pernikahan. Pasangan yang menolak menerima konflik sebagai bagian dari pernikahan akan kehilangan kesempatan untuk mendapat tantangan. Jadi konflik adalah wajar dan tidak lagi selalu menggambarkan suatu krisis, melainkan sebuah kesempatan untuk berkembang.
Pertengkaran dalam pernikahan adalah untuk saling mangasah dan menanjamkan, membuat 2 pribadi makin bijaksana.
Apa yang dilakukan jika terjadi pertengkaran ?
a.Jangan lari dari pertengkaran.
b. Terangkan masalah dengan jelas. Ketika merasa suasana memanas, mintalah pasangan supaya menjelaskan penyebab pertengkaran tersebut sehingga masing-masing dapat memahami masalahnya.
c. Nyatakan perasaan kita secara langsung. Memberikan tanggapan kepada apa yang dilakukan pasangan jauh lebih baik daripada tidak memberikan tanggapan untuk membela diri terhadap hal yang tidak membawa kemajuan.
Kebahagiaan dalam rumah tangga bukan sesuatu yang datang dengan sendirinya. Tetapi kebahagiaan harus diusahakan oleh kedua belah pihak, bukan dengan saling menuntut atau saling memaksa, tetapi dengan saling memahami, saling memberi atau saling memperhatikan, bahkan saling berkorban.Sukses di dalam pernikahan bukan meminta atau menuntut pasanganmu menjadi orang yang tepat, tetapi jadilah orang yang tepat untuk pasanganmu.
BLUEY BAND October 23, 2007
Posted by khomeinimuj in Musics, News, Stories.Tags: 100%, artis, band, bluey, changes, indonesia, introduce, jakarta, jazz, lagu, makassar, mp3, music, Musics, new comer, not jazz, one, puisi, reason, song
3 comments

This is the band that I’ve introduce to all you on my poetry One Reason….
they are very mature band, have their own style…they even have their own soul of music….incredible..!! Indonesia will be proud having this band in the country…….. they already create and arrange 10 musics of their own…..and soon they will launch their album… so please, be proud of them, coz they’re indonesian 100%, here what they said
We’re not a jazz band, nor jazzy band… we’re Bluey…
here below i embed 3 songs of Bluey… one of them i already post it on One Reason (song),
but this is another verion, so check it out:
Are you enjoying their songs?! pleasebe patient…there are more to come, 7 more songs…..
Either Way…It Goes Away.. October 20, 2007
Posted by khomeinimuj in Stories.Tags: away, cerita, go, go away, Stories, story
1 comment so far
sATU SIsI:
ketika kita “terkesan” memaksakan rules/kehendak pada seseorang yg kita sayangi demi kebaikannya dana-atau kebaikan bersama, kita akan kehilangan mereka…
WHY? ‘coz he/she ga akan pernah mau mencoba merubah dirinya jika itu karena orang lain…bercermin pada sifat dasar “umumnya” merasa bahwa jika perubahan yg disebabkan karena peirntah,paksaan,bujukan bahkan rayuan orang lain adalah sifat yg cenderung MUNAFIK….that’s true, banyak orang berfikir jika dirinya berubah karena paksaan,bujukan,rayuan atau perintah dari orang lain, maka dirinya merasa “BUKAN” dirinya…. that’s why sometimes when we told the “good things” to our beloved girlfriend/boyfriend so they can change…the become mad, bahkan tidak banyak mereka malah memusuhi kita dengan sebelumnya melontarkan kata2…
“sok tau loe!!”…”emang loe dah kenal gw berapa lama?”…atau bahkan mereka akan bilang “ternyata salah gw milih loe jadi cewe/cowo gw?,loe bener2 ga ngerti gw”
Comfort Zone ? October 11, 2007
Posted by khomeinimuj in Stories.add a comment
Tidak semua pekerja ingin bekerja jauh dari kampung halamannya, sangat jarang manusia yang ingin jauh dari keluarganya apalagi jika di tempatkan di daerah yang benar-benar baru baginya oleh karenya muncullah istilah yang sering kita dengar di dalam dunia pekerjaan – ”Comfort Zone”. Istilah ini sepertinya sudah men-darah daging di beberapa lingkungan kerja, contohnya saja ada rekan saya yang bekerja di sebuah perusahaan telematika berkata “dari pada gue di mutasi,mendingan gue keluar deh”…jangan-jangan orang yang berkata ini sebenarnya sudah malas bekerja atau dia bekerja hanya untuk mencari kesibukan semata. Ketika ditanya alasannya,dia tidak ingin jauh dari kampung halamannya,teman-temanya dan juga keluarganya, lantas bagaimana jika sebuah perusahaan yg Moving Forward dimana para karyawannya harus mau di tempatkan dimana saja di seluruh indonesia? Bagaimana dengan denda yg dibebankan oleh perusahaan kepada karyawan jika karyawan yang bersangkutan menolak? Apakah benar ”Comfort Zone”merupakan salah satu pertimbangan karyawan untuk mencari nafkah?
Comfort Zone = ‘what?’
Definisi yang diberikan oleh seorang ahli SDM International mengenai comfort zone mengatakan bahwa comfort zone merupakan zona atau area tinggal/kerja dimana secara emosional kita akan merasa nyaman, adapun beberapa faktor yang dipercaya sebagai parameternya adalah:
a. Kampung Halaman
b. Tempat Lahir/Dibesarkan
c. Keluarga (ayah,ibi,anak,istri/suami)
d. Kota Besar (shopping mall,entertainment,etc)
e. Dll.
Kini coba kita ukur diri kita sendiri apakah kita saat ini bereada dalam comfort zone?! Jika iya,apa memang itu yang kita inginkan?
Kesadaran ‘Zona’ Kerja
Sekedar contoh saja, ada Sebuah perusahaan telekomunikasi terkemuka di negeri ini mempunyai cabang yang sangat luas, hampir meliputi seluruh ibukota propinsi, seluruh karyawan-nya ditempatkan merata diseluruh wilayah negeri ini.
Pernahkah kita sadari bahwa rekan-rekan kita yang bekerja di perusahaan ini sangatlah beruntung karena dapat melihat kekayaan negeri melalui daerah-daerah tersebut. Bahkan mereka mengatakan ”enak banget kerja di daerah…kita bisa tau semua jenis pekerjaan yang berada di daerah ini meskipun bukan merupakan Job Desk kita” beberapa dari mereka juga kerap kali mengatakan kata ’santai,tenang,damai’ apakah mereka sudah berda dalam comfort zone mereka? Apakah mereka tak sadar bahwa peluang kari bekerja di daeral lain mungkin saja lebih besar dan membahagiakan mereka?
Hal ini juga terjadi pada beberapa karyawan kenalan saya yang sangat merasa puas jika bekerja di daerah yg menurut mereka adalah ’comfort zone’ seperti yang telah dijelaskan parameternya diatas. Mereka berfikir bahwa tinggal/bekerja di kampung halaman,dekat dengan keluarga,di kantor pusat, kantor wilayah, kantor regional,dll. Adalah hal yang paling menyenangkan buat mereka karena segala kebituhan mereka tersedia di tempat itu, apalagi bisa dekat dengan ’bos-bos’. Tidak sadarkah bahwa kebahagiaan mereka itu belum mewakili teman-teman mereka yang berada di ’daerah’ lihat teman kita yang di Papua (Timika,Sorong,Jayapura) mereka kesehariannya berhubungan dengan orang-orang yang mungkin saja ’sebahagian’ dari mereka masih menaruh adat di posisi nomer satu (bisa kita lihat dari pola berpakaian,koteka,makanan) apalagi mereka dibebankan dengan biaya hidup dan transportasi yang sangat mahal..ck..ck..ck..!! coba kita lihat teman kita yang di Palu dan Manado, mereka bekerja di daerah yang rawan gempa, rawan konflik atau teman kita yang berada di Kendari, yang jika ingin bepergian ke kabupaten-kabupaten harus menaiki ferry,kapal kayu speed boat dikarenakan daerahnya yang melintasi pulau-pulau dengan ombak tertinggi samapai 6 meter. Dengan ilustrasi yang ada ini, kira kira teman-teman yang berada di kota besar tadi mampu bekerja jauh dengan keluarga,di daerah terpencil dan dihadapkan dengan kondisi-kondisi diatas tersebut…..
Jadi sebenarnya tidak perlu ada yang disesali, tidak ada yang perlu dikeluhkan, setiap orang mempunyai comfort zone-nya sendiri, yang PERLU kita sadari adalah kita tidak perlu melebih-lebihkan diri kita yang berada di zona nyaman kota besar,kantor pusat,dll karena kita tidak pernah merasakan kerja di daerah….untuk teman-teman di daerah, sadarilah bahwa peluang karir juga ada diluar sana bukan HANYA di tempat lahir kita atau di tempat kita di besarkan….Ayo..!!!! ”GET OUT OF YOUR COMFORT ZONE”
© Copyright Khomeini Mujahid All Rights Reserved
![]()











